Blog EntryRubahSep 8, '07 6:44 AM
for everyone

Renungan demi renungan datang perlahan membiarkan luka terus terbuka tak ingin tertutup rapat seperti keinginan,.

Menelaah renungan menjadi kegiatan wajib setiap menit,.

Mencoba unuk mengerti apa arti dari semua yang telah dilalui dan bagaimana cara untuk memperbaiki semua itu tanpa harus menyakiti lagi,.

Mencoba untuk terus tetap berdiri tegap dan tegar meski badai semakin ganas mengguncang lumpur,.

Tak bisa bicara lebih untuk mempertahankan damai dalam diri, hati dan pikiran mulai goyah karenanya.

Berjalan di keramaian tak memberikan pengertian akan hidup, berjalan dalam kesendirian memberikan pengertian dan gambaran jelas tentang hidup,.

Para nista tak bertuan melenggak-lenggok dengan perut yang besar dan gadget model terbaru,.

Seorang nenek tua meminta belas kasih dengan kedua tang ditengadahkan, tanpa lirik sedikitpun si nista berjalan lurus dengan kuluman senyum seperti ANJING BULLDOG yang merasa dirinya yang terhebat dan terkuat.

Jika anak-anak di Flores mengalami busung lapar, di tanah Pemerintahan para nista mengalami busung kenyang karena memakan daging rakyat kecil dan meminum anggur rodi para kaum papa.

Mulut busuk mereka berkomat-kamit mengucapkan sumpah semu yang tak ada arti, mencari simpati dengan kata-kata yang menjijikkan!!

Semua ingin dunia berubah tapi tak ada yang ingin dirubah.

Dasar RUBAH!!


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help