 | Otakku | Jun 28, '08 5:28 AM for everyone |
"Apa yang sedang kau lakukan Rea?", tanya otakku. Aku diam sesaat, si otak akhirnya muncul kembali dan pasti akan menyerangku dengan berbagai pertanyaan. "Browsing," jawabku singkat. "Browsing apa?" "Browsing apa saja yang kumau". "Apa saja yang kau mau?" "Sudahlah! Aku tak tahu". "Ha! Lihat dirimu, malang sekali. Kemauanmu sendiri saja kau tak tahu, bagaimana bisa berkembang?!" sergahnya tajam.
Aku hanya diam membisu, mo diapakan lagi. Aku memang tak tahu apa yang aku inginkan. Browsing sana browsing sini tak ada yang dapat kutemukan. "Sudah kau temukan apa yang kau mau?" "Coba diamlah sesaat, aku butuh ketenangan". "Ketenangan katamu? Tak ada ketenangan di sini! Meskipun ruang ini sangatlah bisu!" "Ah! diamlah!! Biarkan aku berpikir!"
Akhirnya dia diam, aku diam, ruang ini pun diam..
 | Mimpi | Jun 9, '08 10:29 PM for everyone |
Lagi-lagi aku mengalami mimpi yang berulang-ulang bahkan 'bersambung'. Aku tidak ingin memikirkannya, tidak pula aku bisa melupakannya. Apa yang terjadi dalam mimpiku itu benar-benar aneh dan mengundang banyak tanya. Yang membuatku takut adalah seringkali apa yang kualami dalam mimpi akan menjadi kenyataan. Tidak dalam penggambaran yang sama tapi dengan inti cerita yang 100% sama.
Aku lupa bagaimana awal mimpi itu dimulai, tapi alur ceritanya sangat membekas di pikiranku. Aku dan beberapa temanku bertualang mengelilingi suatu kota kecil, tidak sepi. Ada sekelompok orang yang kurang jelas siapa dan mengapa mengejar kami sehingga kami memasuki sebuah ruang di mana kami harus melewati beberapa petak jebakan air, serupa kolam tapi ah! membingungkan! Pada saat kami ingin menyeberanginya, mimpiku pun terhenti oleh kokok sang fajar.
Setelah beberapa hari kemudian barulah mimpiku itu berlanjut dimulai dengan penyeberangan air kami yang sempat terpotong alurnya. Aneh dan tak masuk akal!! Tapi ini nyata kualami sendiri, padahal sebelumnya aku tak pernah memikirkannya juga mengingatnya.
Orang-orang itu terus mengejar kami di mana kami tergiring masuk ke sebuah restaurant kecil dan bersembunyi di gudang makanannya. Aneh!! Tapi akhirnya kami ketahuan dan kami berusaha lari dari gapaian mereka. Yang lebih anehnya lagi, pada saat kami memasuki restaurant itu masihlah malam tetapi pada saat kami berlari keluar, SIANG HARI!!
Kami terus mencoba untuk menghindari gapaian orang-orang tak dikenal itu dan pada akhirnya kami masuk ke rumah.......nenekku (??)
Singkat kata, entah bagaimana caranya kami pun tertangkap tapi tak terjadi apa-apa. Karena dalam mimpi itu, kami tampak sedang berargumen dengan orang-orang itu.
Namanya aja mimpi. Kata orang, mimpi itu bunga tidur. Tapi jika terjadi dalam kenyataan, bukan bunga tidur lagi namanya, tapi pertanda. AH!! Aku tak ingin mempercayai hal-hal seperti itu, sama sekali tidak masuk akal.
Sejak dulu saya sering memikirkan makna dari kehidupan yang sebenarnya, baik itu kehidupan secara harafiah ataupun kehidupan beragama. Ada banyak kebingungan akan “kebenaran” dalam akan suatu agama. Inilah yang membuat saya tidak stabil dalam melaksanakan apa yang harus saya lakukan sebagai umat beragama. Saya pun memulai hidup saya dengan pencarian dan pembelajaran agama-agama yang ada. Sejak kecil saya melalui hidup saya dalam komunitas multi budaya di mana saya melihat ada banyak ragam perbedaan yang ada pada diri setiap manusia beserta hal-hal baik dan buruknya. Saya merasa bahagia dengan kehidupan yang saya miliki karena inilah arti dari “Bhineka Tunggal Ika” yang dianut bangsa dan negara tempat saya bernaung. Tentunya hal ini menunjukkan maksud Tuhan sebenarnya bahwa semua manusia adalah sama. Akan tetapi, di lain hal saya pun bingung dengan adanya perbedaan agama yang ada, bahkan kata “agama” itu sendiri. Jika Tuhan menginginkan kita bersatu sebagai umatNya, mengapa kita harus berhadapan dengan begitu banyak kepercayaan atau agama. Pada satu kesempatan, saya mempelajari salah satu agama besar dunia. Tentu saja hal ini sangat menarik perhatian saya sebagai individu yang sedang mencari kepastian. Tak pelak, saya bahkan pernah menjadi umat agama tersebut secara resmi. Saya menikmatinya karena saya mempelajari banyak hal baru di dalamnya yang di mana tidak pernah saya ketahui. Saya juga dengan giat menganalisa maksud dari isi Al-Kitab agama tersebut. Tetapi sangat disayangkan, saya tidak direstui oleh keluarga saya. Ini dikarenakan kurangnya keterbukaan saya pada mereka dan tentu saja adanya ajaran bahwa berpindahnya seseorang ke agama lan adalah salah besar. Bukan hanya dalam agama yang dianut oleh keluarga saya, tetapi juga semua agama. Pada akhirnya, saya pun menuruti apa kata mereka, tidak dengan penyesalan melainkan kebahagiaan karena ternyata keluarga saya memerhatikan saya. Meskipun kepala saya masih menyimpan pertanyaan-pertanyaan akan agam-agama yang ada di dunia ini. Sekarang saya telah kembali lagi pada agama saya yang sebelumnya. Tapi saya belum sepenuhnya melaksanakan kewajiban yang ada, entahlah apakah karena saya “malas” atau memang memilih untuk tidak melakukan apapun. Saat ini saya mengikuti suatu ajaran filosofi, “Agnostisme”. Mungkin orang-orang seperti saya seharusnya disebut penganut ajaran ini, karena ajaran ini adalah ajaran tentang pencarian sebuah kebenaran yang hakiki. Bahkan untuk yang lebih ekstrim lagi, sebuah ajaran yang mempertanyaka keberadaan Tuhan. Tapi saya tidak ekstrim seperti itu. Saya hanya ingin menemukan sebuah kebenaran yang sesungguhnya di mana saya dapat hidup dengan tenang dan nyaman tanpa ada satu hal yang mengganggu. Satu yang pasti bahwa pada satu hari nanti saya akan menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saya. Dan pada saat itu saya akan menjadi individu yang lebih baik lagi bagi orang-orang di sekeliling saya dan tentunya, Tuhan YME. Jika kata “agama” berarti tidak kacau, mengapa keadaan dunia ini justru kebalikan dari arti tersebut. Saya yakin, Tuhan pun tidak menginginkan hal ini terjadi. Saya yakin bahwa yang Tuhan inginkan adalah kita menjadi umat yang baik tanpa ada noda di dalam diri kita. Perbedaan kepercayaan, ajaran, ataupun agama tidaklah menjadi soal, tapi bagaimana kita menyikapi hidup dan perintah Tuhan adalah hal terpenting yang harus dicamkan dalam diri setiap manusia. Tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Dia, semua mempunyai kelebihan dan kekurangan itu sendiri. Dalam opini saya, bukankah sebaikanya kita sebagai manusia yang ingin disebut umat beragama yang baik dan seti pada Tuhannya, menjadi diri individu yang baik, mengerti, dan menghormati setiap apa yang menjadi keputusan ataupun pegangan setiap individu lainnya. Dengan begitu, saya yakin Tuhan pun akan tersenyum dan bangga pada diri kita.
Hehehe... I'm going to Ciwidey, one of the coolest place in Bandung (not cold ya, but cool). Cold juga sih di sana tapi the experience I'll get itu loh yang bikin gue excited. After some times ago, now I'm going back there to collect the strawberries. Haha!! This time is in the circumtance of celebrating Teater Topeng birthday. yang keberapa ya?? Wah!!! lupa saya! "Dasar!! bukan anggota yang baik kau!!", teriak si otakku. "Da gimana lagi, gua kan manusia. pelupa lagi.." sergahku tak mau kalah. "Alaaaaaaaah!! Alibi!", ujarnya lagi sambil mencibirkan bibirnya yang doer. "Nggak kok..sumpeh da si gua jujur.", akupun mulai memelas.. Tapi dia membalikan kepalanya dan langsung pergi menjauh.. yah,sendiri lagi deh gua di sini, huhu..iks. Tak apa-apa, jam 4 sore ini kami (anggota teater topeng) akan bertolak langsung dari sekre Maranatha. nantikan kami hari senin ya..
sambil mendengarkan Radiohead yang sedang melantunkan "fake plastic tree", yg menjadi lagu kesukaan si aku, aku melihat-lihat kembali album-album foto pertemananku yang selama ini telah kususun dengan begitu rapi dan teratur (atau terorganisasi bahasa kerennya mah). sebenarnya ga da nyambungnya sih antara lagu dan apa yang sedang kupandangi, tapi tone dari lagu tersebutlah yang mengharu birukan suasana. emang pemusik tuh hebat ya, bisa membuat orang terbawa suasana yg berbeda dalam seketika.. omong-omong soal freundschaft a.k.a friendship a.k.a pertemanan, aku dengan sangat bangga mengumandangkan bahwa aku bahagia dengan teman-teman yang kumiliki saat ini. baik yang sekedar kenal, tak dekat, cukup dekat, dekat, mpe yang sangat dekat sehingga seperti sodaraan aja. gak cuma bahagia, akupun merasa beruntung karena aku telah memiliki mereka, orang-orang yang hampir setiap hari bertemu wajah denganku (temu wajah??). orang-orang yang mengerti di kala aku mengutarakan sesuatu, orang-orang yang menghindar di kala aku ingin sendiri, orang-orang yang merangkul di kala aku sedih, etece dah. tapi, kadang juga aku sadar, walopun udah bertahun-tahun aku berteman dengan mereka adakalanya aku tak mengerti beberapa sifat dan sikap mereka. apa karena global warming ya?? haaaaaaaah???!! aku senang, aku berteman dengan orang-orang yang aneh dan autis! setiap hari hanya berkutat sebuah kotak canggih yang bisa menyuguhkan segala sesuatu yang ada di dunia. yang setiap hari berkutat dengan pemikiran estetika seni mereka. yang setiap hari tenggelam dalam kamus dan buku-buku bahasa asing, yang setiap hari sibuk memikirkan cara terbaik untuk menjadi cantik ataupun ganteng, yang egois, yang periang, yang keras kepala, yang baek, yang pendengki, yang pengertian, yang pemarah, yang seperti iblis (oops! siapa tuh?), yang asoy geboy, yang pemuja Dewi Persik hingga mpe setiap hari menggoyang Majalengka (dalam pikirannya semata), yang cinta musik, yang kritis, yang bodoh (ada ya?? maap..), yang dan lain sebagainya. tapi balik lagi ke pondasi bangsa Indonesia, "Bhineka Tunggal Ika". mau sebagaimana parahnya dirimu, si aku akan tetap menjadi temanmu. meski tak dekat ataupun hanya sekedar kenal. karena itulah yang dinamakan freundschaft a.k.a friendship a.k.a pertemanan. ya gak coy??
Satu statement yang harus diperhatikan jika mempelajari Bahasa; “Bahasa selalu berubah seiring dengan budaya dan kehidupan sosial manusia”. Maka dari itu, siapapun yang mempelajari bahasa, harus dengan sigap menyaring segala perubahan yang terjadi dalam bahasa, baik itu bahasa ibu sendiri maupun bahasa asing. Mempelajari bahasa memang memiliki suatu kesenangan tersendiri dan juga tak lepas dari kesusahan. Banyak yang menikmatinya, banyak pula yang menghujatnya. Apalah arti pembelajaran bahasa jika kita sendiri tahu bagaimana cara menggunakan bahasa tersebut? Apalagi jika bahasa itu adalah bahasa ibu kita yang sedari ‘bayi’ pun kita telah menguasainya. Lalu, untuk apa mempelajari bahasa? Apa ada hal khusus di balik itu? Mari kita telusuri lebih jauh lagi soal perbendaharaan kata bahasa kita. Apakah bahasa yang kita gunakan sehari-hari itu adalah bahasa yang benar? Suatu hari salah seorang teman saya berkata, “Lo gak kuliah?”. Tentu saja sesuai rumus bahasa sehari-hari saya menjawab, “Ntar lagi”. Tetapi, tiba-tiba saja satu hal yang menjadi buah pikiran pertanyaan saya, apakah kata-kata yang saya dan teman saya pakai itu benar adanya. Mari kita garis bawahi kata Kuliah, bukankah lebih baik dan lebih ‘pantas’ jika kita menggunakan kata ‘masuk kelas’, karena dengan menggunakan kata ‘kuliah’ berarti satu subyek mempertanyakan kegiatan kita yang lebih mengarah ke profesi kita. Dengan pasti berarti dia mempertanyakan apakah kita (selepas masa SMA) menjalani masa kuliah atau tidak. Akan tetapi, konteks sebenarnya kata ‘kuliah’ telah berubah karena digunakan pada kalimat yang tidak tepat. Sontak, pada saat itu saya berpikir apa yang seharusnya saya jawab. Apakah “Gue kuliah kok, trus ngapain gue jadi mahasiswi?” atau balik lagi ke jawaban saya sebelumnya, “Ntar lagi”? Perubahan konteks dan arti sebuah kalimat atau sebuah kata inilah yang menjadi tak kasat mata. Sayangnya, saya tak memiliki pengetahuan yang cukup untuk membahas ini lebih jauh. Tapi saya dengan akan senang sekali meneliti perubahan yang sedang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Satu lagi pertanyaan yang harus dicamkan dalam buah pikir manusia; apakah mempertahankan bahasa yang benar adalah salah satu wujud mempertahankan budaya nasional atau bukan?
 | Adobe | Apr 9, '08 3:40 AM for everyone |
I just found out a new excitment in photoshoping. Before that, my friend always told me to follow the tutorial of it and download the brushes I want. But, it was a messy time for me so I couldn't have done anything. Till today, I did downloading then follow the turorial instructions. It was quite hard at first, but after I practiced what I found, Hell!! it's easy! It makes me became more <strong>Love</strong> the Adobe Photoshop. And this desire of editing or making a new designed layout cannot stand anymore. At least, i can make a better design for anything later on. Hoho...
 | waktuku | Sep 23, '07 7:40 AM for everyone |
tak semua yang telah kurencanakan berjalan dengan mulus,tak semua dari mereka berjalan sesuai waktu yang telah kutentukan,apakah para pengacau itu tak mengerti bahwa aku juga punya kesibukan lain?! bagiku setiap detik yang kulewatkan sangatlah berharga, aku tak ingin bermain-main dengannya,aku takut ia akan meninggalkanku yang duduk bersimpuh memintanya untuk tetap bersamaku sampai jiwa ini dijemput. tapi mereka?dengan sekonyong-konyongnya membuatku membuang setiap detik hidupku yang berharga. aku tak ingin seperti itu! aku bisa GILA karenanya! aku ingin semua yang akan kulalui terencana dengan sebegitu rapinya, tanpa harus ada setitik noda sebagai penghalang,tapi......
 | Rubah | Sep 8, '07 6:44 AM for everyone |
Renungan demi renungan datang perlahan membiarkan luka terus terbuka tak ingin tertutup rapat seperti keinginan,. Menelaah renungan menjadi kegiatan wajib setiap menit,. Mencoba unuk mengerti apa arti dari semua yang telah dilalui dan bagaimana cara untuk memperbaiki semua itu tanpa harus menyakiti lagi,. Mencoba untuk terus tetap berdiri tegap dan tegar meski badai semakin ganas mengguncang lumpur,. Tak bisa bicara lebih untuk mempertahankan damai dalam diri, hati dan pikiran mulai goyah karenanya. Berjalan di keramaian tak memberikan pengertian akan hidup, berjalan dalam kesendirian memberikan pengertian dan gambaran jelas tentang hidup,. Para nista tak bertuan melenggak-lenggok dengan perut yang besar dan gadget model terbaru,. Seorang nenek tua meminta belas kasih dengan kedua tang ditengadahkan, tanpa lirik sedikitpun si nista berjalan lurus dengan kuluman senyum seperti ANJING BULLDOG yang merasa dirinya yang terhebat dan terkuat. Jika anak-anak di Flores mengalami busung lapar, di tanah Pemerintahan para nista mengalami busung kenyang karena memakan daging rakyat kecil dan meminum anggur rodi para kaum papa. Mulut busuk mereka berkomat-kamit mengucapkan sumpah semu yang tak ada arti, mencari simpati dengan kata-kata yang menjijikkan!! Semua ingin dunia berubah tapi tak ada yang ingin dirubah. Dasar RUBAH!!
 | Damn | Sep 8, '07 6:42 AM for everyone |
those lickers are more seen their REPROBATE! it is never thought in their LAME BRAIN about the worse world condition bcuz of their STUPIDITY!! THEY,.PIG body Human who act like DOG that never full of PAPA comunity (the poor people comunity). Exclaiming empty SMELLY FILTHY Justice without flatter. flattering our flawless skin with their HIV/AIDS helly injection. CUIHH!! Who the HELL YOU think YOU are?? YOU guys are just a big group of HUNGREE FOXES, underhanded SNAKE, and SMELL SHIT like RACOON! YOU eat our MEAT, YOU drink our BLOOD,. we swathing the soil for eat, raise our hands for a tear of rain.. have YOU ever CARE?? FUCK!!! your PROFANITY is ADULTERY in our eyes! your existence is a SIN to us.. YOU don't have to establish that you really need US, the PEOPLE. Don't establish that YOU are UNIFORMED TWO-FACED LICKERS!! Country's name is on your DIRTY FOREHEAD, makes the Mother Country is dirty too!! Are YOU DESERVED ti live ur LIFE above the BHINEKA TUNGGAL IKA (Indonesian Slogan)? SHAME OF YOU ALL!! the people adore you as GOLD,. don't you know that GOLD=YELLOW=FILTH!! HAHAHAHAHA.... we are tremendously want to pee your uniforms which are your COVERs. so that you can feel how is it feels living a full-INSULT life with the people like YOU ALL!! Don't want to hear your BULLSHIT ANYMORE!! JUST LICK YOUR OWN SPITTLE!!
 | Jojo | Sep 8, '07 6:40 AM for everyone |
he was a good friend of mine, sharing the thougth in poems together. Singing the worship songs, Staind, and tears. haha..he was always be there to cheer me up and to raise me up,and facing the world had been the routinity in everyday. he was always cry in silence and dun want anybody to see his tears cuz the tears mean nuttin to the people. now,he's gone.dunno if he's dead or nah.he went to the ungracefull place which can kill him in a sudden. in a riddle he talks to God, in riddle too God asked him to take a part in reaching the end of the day of his life.the pain was so hurting though smile was opened widely. Wish him is always be blased there, in Aladin's country, IRAQ. wat happened with human?? they said that they are care their people but they asked theirs to take a part in unwanted war to be a terrible toys. See you in another world Jojo Williams. I'll be missing you.
O come to me, my heart.. Come to see this heart.. I walk the line as i listen to the rhyme.. The beat sounds very well it's enough for a farewell..
Thou art there and i am here.. Together wqe try to open the gate, so it won't be any line where i have to listen to the rhyme.. O King of Joy of my heart, can you hear me calling? The rain is falling and these knees are almost shaking, hoping i won't falling.. O my King of the valey of my soul.. Can you see me here? The gate is too high and i can't fly. The gate is too heavy and it drives me wavy..
Our hands are not strong, to push the wrong gate in the middle of the rainy day. Hoping it could be the way to understand each soul and to reach your big arms.. These heart and soul are only for you my King. I put them in a bowl, hoping you can see them sparkling.. It because of you my King, I blame the distance only to get my right to hold you tight..
No body wants to be alone in the middle of the rainy day.. Hoping the gate will gone so i could hold you tight.. Because i want to be happy forever in our fantastic dreams..
Well, I know that it's early And it's too hard to think. And the broken empty bottles Are reminder in the sink. But I thought that I should tell you If it's not to late to say. I can put back all the pieces They just might not fit the same. Cause nothing's worth losing Especially the chance to make it right. And I know that we're gonna be fine. And the tattooed mistakes Are gonna fade over time. As long as we live, time passes by. And we won't get it back when we die. Well I know it's been years now And I don't look the same. And the hopes and dreams you had for me You thought went down the drain. And the room feels so empty where my pictures used to be. And I can't say that I blame you, But you can't blame me. Cause nothing's worth losing Especially the chance to make it right. And I know that we're gonna be fine. And the tattooed mistakes Are gonna fade over time. As long as we live, time passes by. And we won't get it back when we die. Come over. Come over. Cause I gotta know, If I am doing this all on my own. Come over. Come over. How can I show you if you're not here? And I know that we're gonna be fine. And the tattooed mistakes Are gonna fade over time. As long as we live, time passes by. And we won't get it back when we die. And I know that we're gonna be fine. (and I know that we're gonna be fine) And the tattooed mistakes Are gonna fade over time. As long as we live, time passes by. And we won't get it back when we die.
yeah, i got headache 7 around.doing my job got me stressed!! there r too many thing to do and too many things to think about..im just hoping i can face it all one by one slowly but sure.the weather is getting hotter minute by minute and thtas also one of the reason why i got this kinda headache. the unstabil weather is getting out of control but just a few people realized it.and the others are just keep doing wat they like,.like i saw one day, on the street away to my home, in my hometown, alas!! poeple there were just busy taking care of their own belly, while the grasses is everywhere and the treeses were cutting down. hey!! they r so stupid! the place is tremendously HOT! but they keep cutting down the treeses!! how come they don't realize it! they also keep mumbling about the hot weather but they cut down the trees so, it's out of my mind why these people are so STUPID!!!me n my father were talking about this every day, every time we went out. it's just like we dunno anymore who is the wrong one, government or the people??no one knows till they realize it..
as many heads i see as many leaves fall down as many tears wash the skin as many kids run away as many melting ices as many Loves spread all ova tha ground as many Hates grow up in every soul as many sadness come up to tha surface of loneliness as many couples are broke up as many smiles in every face the world seems never will grow up but it is only can grow grey,..
| |